Mengetahui Bitcoin, Emas dalam Wujud Komputerisasi

Cryptocurrency Bitcoin

Tren dari cryptocurrency Bitcoin terus meningkat cepat. Mulai dari pihak yang mengaplikasikan, mendapatkan sebagai alat bayar, dan yang paling menakjubkan, skor dari Bitcoin-nya itu sendiri. Jika di cek di website https://www.luno.com/id/price, skor untuk 1 Bitcoin (BTC) yaitu Rp 15.849.000. Poin ini telah meroket amat jauh jika dibandingi dengan 5 tahun lalu. Pada tahun 2012, skor untuk 1 BTC cuma Rp 80.000. Langsung apakah hakekatnya Bitcoin itu? Kenapa nilainya dapat meningkat secepat itu?

Mengapa banyak yang menyebutnya sebagai “emas” dalam wujud komputerisasi? Mata uang komputerisasi terdesentralisasi pertama Cryptocurrency yaitu sebuah istilah untuk medium yang diaplikasikan sebagai alat tukar yang dijadikan dalam wujud komputerisasi mengaplikasikan prinsip-prinsip kriptografi sehingga aman dan tak bisa diduplikasi. Atau lebih gampangnya, cryptocurrency bisa diistilahkan sebagai mata uang komputerisasi.

Dan seperti mata uang pada lazimnya, mata uang ini mempunyai skor sehingga dapat diaplikasikan sebagai alat tukar. Bitcoin yakni sebuah cryptocurrency yang penciptanya diketahui dengan nama Satoshi Nakamoto. Menariknya, program ini didesain dengan wujud open source sehingga tak diproduksi dan diatur oleh satu otoritas seperti pada mata uang konvensional. Siapa saja bisa membuatnya dengan sistem mengatasi kode matematika yang kompleks mengaplikasikan super komputer.

Transaksinya malah dikerjakan secara peer to peer oleh para penggunanya secara seketika, dan dicatat dengan cara public ledger yang diketahui dengan nama Blockchain Indonesia. Cara public lerger ini membikin tiap data transaksi yang dikerjakan itu dicatat oleh publik secara mandiri, bukan melewati satu otoritas sentral. Sebab sifatnya itulah mengapa Bitcoin disebut mata uang yang terdesentralisasi. Mata uang ini lahir dari kelompok sosial, berlaku secara internasional, dan tak diatur oleh satu institusi tersentral atau pemerintahan manapun. Nilainya murni diatur oleh kelompok sosial pengguna Bitcoin dan pasar. Sebab itu tak heran saat banyak orang berbondong-bondong membeli Bitcoin pada tahun lalu memasuki sebagian kejadian penting seperti pemilihan presiden Trump, demonetisasi di India, dan Brexit.

 

 

Sumber : Coin Daily

Leave a Comment